Karakterisasi Simplisia, Isolasi Dan Komponen Minyak Atsiri Dari Buah Tanaman Kapulaga ( Ammomum Compactum Sol.Ex Maton ) Yang Ditanam Dan Yang Diamb

ABSTRAK Kapulaga (Amomum compactum Sol.ex Maton) selama ini buahnya dikenal sebagai rempah untuk masakan. Buah kapulaga secara tradisional digunakan untuk mengatasi berbagai jenis penyakit dan gejalanya seperti kejang perut, rematik, demam, batuk, bau badan, gangguan haid, radang amandel, sesak napas, badan lemah, obat kumur, influenza dan radang lambung. Zat berkhasiat dari buah kapulaga tersebut adalah minyak atsiri. Kadar minyak atsiri yang merupakan salah satu parameter mutu ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti umur tanaman, masa panen dan tempat tumbuh. Berdasarkan hal tersebut pada kesempatan ini dilakukan penelitian tentang kadar dan komponen minyak atsiri buah kapulaga dengan mengambil sampel dari yang ditanam dan yang diambil dari pasar. Metodologi penelitian meliputi penyiapan sampel, pemeriksaan karakteristik simplisia, penetapan kadar minyak atsiri dengan menggunakan alat Stahl, isolasi minyak atsiri dengan destilasi air dan analisis komponen minyak atsiri dari simplisia buah kapulaga yang ditanam dan yang di ambil dari pasar secara GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh simplisia yang ditanam dengan yang diambil dari pasar memenuhi persyaratan Materia Medika Indonesia. Kadar minyak atsiri yang terdapat pada buah kapulaga yang ditanam sebesar 5,86% sedangkan buah kapulaga yang di pasar sebesar 5,43%. Hasil analisis dengan GC-MS terhadap minyak atsiri buah kapulaga yang ditanam menunjukkan 19 komponen sedangkan pada buah kapulaga yang diambil dari pasar menunjukkan 15 komponen dengan konsentrasi komponen yang paling tinggi pada masing-masing sampel adalah Sineol.File Selengkapnya.....

Teman DiskusiSkripsi.com


 

Free Affiliasi Program