Showing posts with label Perpustakaan. Show all posts
Showing posts with label Perpustakaan. Show all posts

Sistem Klasifikasi Di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Teknologi Yogyakarta

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perpustakaan adalah sarana penunjang proses kegiatan belajar mengajar atau perkuliahan, tempat para mahasiswa atau pengguna mencari informasi, semakin banyak pengguna yang memanfaatkan perpustakaan maka semakin banyak pula koleksi yang harus disediakan oleh perpustakaan yang bersangkutan. Hal tersebut bukanlah semata-mata demi kepuasaan pengguna, akan tetapi dilain pihak menunjukkan eksistensi perpustakaan dalam membantu proses studi terlihat nyata.
Banyaknya koleksi yang dimiliki perpustakaan akan sangat menyulitkan petugas maupun pengguna apabila tidak ditata sedemikian rupa dalam menyusun kembali koleksi yang dibutuhkan. Usaha untuk menggolongkan koleksi berdasarkan kelompok kelasnya disebut dengan klasifikasi. Klasifikasi juga dapat diartikan sebagai penyusunan sistematik terhadap buku / bahan pustaka lain atau katalog atau indek berdasarkan subyek dalam cara paling berguna bagi mereka yang membaca atau mencari informasi (Sulistyo-basuki 1993:395).
Sistem klasifikasi yang digunakan oleh perpustakaan dan lembaga informasi secara umum ada dua sistem klasifikasi yaitu: sistem klasifikasi persepuluhan dewey atau Decimal Dewey Classification (DDC) dan Universal Decimal Clasification (UDC). Diantara dua sistem tersebut yang banyak digunakan pada perpustakaan dan lembaga informasi adalah sistem klasifikasi persepuluhan dewey atau Decimal Dewey Classification (DDC).
Dalam proses pemberian nomor klasifikasi, sistem klasifikasi pada setiap perpustakaan dengan berdasarkan subyek yang ada pada judul bahan pustaka atau pada isi atau pembahasan yang ada. Pada perpustakaan FE-UTY sistem klasifikasi dan penyusunan bahan koleksi pada rak juga berdasarkan subyek, sistem klasifikasi perpustakaan FE-UTY hanya menggunakan 2 kelas yang ada di DDC yaitu kelas 330 untuk ekonomi dan 658 untuk manajemen.
Dalam Penerapan sistem klasifikasinya ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, selain itu di perpustakaan FE-UTY tidak ada kartu katalog yang dapat membantu pengguna dalam menelusur dan menemukan kembali informasi yang dibutuhkan. Hal itulah yang menyulitkan pengguna dalam mencari koleksi yang dibutuhkan hingga saat ini. (Berdasarkan pengamatan dan hasil wawancara dengan Candra mira salah satu staff perpustakaan). Oleh karena itu penulis mengangkat tema sistem klasifikasi di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Teknologi Yogyakarta.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka dibuat rumusan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana sistem klasifikasi di perpustakaan FE-UTY ?
2. Bagaimana penentuan subyek suatu judul bahan pustaka di perpustakaan FE-UTY ?
3. Apakah masalah yang muncul dalam menentukkan sistem klasifikasi di perpustakaan FE-UTY ?

C. TUJUAN LAPORAN
1. Tujuan Praktek kerja lapangan adalah

File Selengkapnya....
Baca Selengkapnya...

Pengolahan Arsip Berbentuk Kertas Di Perpustakaan Lembaga Pendidikan Perkebunan Yogyakarta

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pada dasarnya perpustakaan merupakan suatu unit kerja yang memberikan layanan informasi kepada pengunjung dalam menjalankan program Pendidikan –Latihan dan konsultasi pelayanan Lembaga Pendidikan Perkebunan. Di samping itu, perpustakaan juga merupakan suatu tempat untuk melindungi bahan pustaka serta media informasi lainnya. Salah satunya yaitu sebagai tempat untuk melindungi serta merawat arsip. Mengingat begitu pentingnya suatu arsip yang terdapat diperpustakaan ini, maka diperlukannya sistem tertentu yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun karena kurang pedulinya seseorang dalam perawatan arsip serta kurangnya pengetahuan dalam tehnik perawatan arsip yang benar sehingga arsip–arsip yang ada di perpustakaan hanya dibiarkan begitu saja atau dikumpulkan menjadi satu tanpa penggolongan yang sesuai dengan jenis arsip yang ada.
Dengan demikian arsip yang ada akan mudah rusak dan sangat menyulitkan bagi orang yang suatu saat membutuhkan informasi dari salah satu arsip tersebut. Oleh sebab itu perawatan serta pemeliharaannya dibutuhkan ketelitian dan kemampuan yang dapat menunjang keawetan arsip. Arsip yang telah ada baik yang masuk maupun yang keluar, merupakan salah salah satu bukti suatu sejarah atau kejadian yang akan menunjang berjalannya suatu kegitan administrasi agar dapat berjalan sesuai rencana .Untuk memperlancar serta mempermudah penelusuran informasi, maka penyimpanan arsip tersebutu harus benar-benar diperhatikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta dapat menghemat waktu dan tenaga.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara pengolahan arsip yang benar sesuai peraturan yang ada?.
2. Apa saja kendala yang ditemui di dalam mengolah serta melindungi arsip di perpustakaan LPP?.

C. Tujuan laporan
Tujuan laporan yang dapat penulis sampaikan, kurang lebih sebagai berikut:

File Selengkapnya....
Baca Selengkapnya...

Pengelolaan Koleksi CD-ROM di Perpustakaan Fakultas Ekonomi UGM

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dewasa ini pertumbuhan dan perkembangan teknologi informasi telah membawa kita masuk ke dalamnya untuk mengamati, mencermati, memahami, dan menerapkannya dalam kehidupan kita. Perpustakaan sebagai salah satu contoh sumber informasi mempunyai peranan dalam pengembangan teknologi informasi tersebut guna pemenuhan kebutuhan pengguna yang sangat beragam , kecenderungan pengguna pada umumnya menginginkan adanya layanan informasi yang serba instan misalnya CD- ROM, internet, microfilm, dan sumber-sumber penelusuran yang lain. (Prihatin, 2002 ).
Ada banyak perpustakaan di Indonesia salah satunya adalah perpustakaan perguruan tinggi. Perpustakaan PT adalah perpustakaan yang berada di bawah pengawasan dan dikelola oleh PT dengan tujuan utama membantu PT dalam mencapai tujuannya. Dalam pengertian, PT adalah universitas, fakultas, jurusan, institut, sekolah tinggi dan akademik serta berbagai badan bawahannya seperti lembaga penelitian ( Sulistyo-basuki, 1994: 65 ). Dalam konteks PT perpustakaan berfungsi sebagai penunjang bagi pelaksanaan Tri Dharma PT. Demikian halnya dengan perpustakaan FE- UGM berfungsi sebagai penyimpan dan penyebar informasi bagi pemakainya yang notabenenya adalah civitas akademika yang mempunyai kompetensi yang tinggi terhadap informasi. Melalui perpustakaan civitas akademika FE- UGM dapat mengakses informasi, ilmu, konsep dan wacana yang diperlukan, terutama yang berkaitan dengan disiplin ilmunya. Karenanya perpustakaan FE- UGM berusaha untuk memberikan layanan yang baik dalam memenuhi kebutuhan pemakainya akan informasi. Dalam penyediaan informasi perpustakaan FE- UGM menyajikan 2 bentuk yaitu bentuk cetak dan non cetak. Adapun bentuk cetak disajikan dalam bentuk monograf / buku teks. Sedangkan bentuk non cetak disajikan dalam bentuk piringan hitam atau yang lebih dikenal dengan sebutan CD- ROM.
Menurut pengamatan penulis selama melaksanakan PKL di perpustakaan FE- UGM, akses informasi yang dilakukan oleh civitas akademika sangatlah tinggi, baik yang berasal dari lingkungan dalam maupun luar FE- UGM. Namun hanya terbatas akses informasi dalam bentuk cetak, sedangkan akses informasi lewat CD- ROM hanya terbatas ketika informasi yang dicari tidak ditemukan dalam bentuk cetak. Salah satu penyebab munculnya hal tersebut adalah perpustakaan FE- UGM lebih menekankan pada pengelolan infoprmasi dalam bentuk cetak sehigga bahan pustaka non cetak kurang begitu mendapat perhatian dalam hal pengelolaannya. Padahal dalam era global saat ini, khususnya CD- ROM bukan merupakan hal baru di dunia perpustakaan. Sistem informasi berbasis komputer ini memiliki keungggulan yang lebih dibanding dengan system informasi yang bersifat manual. Kemampuan dalam kecepatan, ketepatan, penelusuran koleksi- koleksi data dari berbagi macam disiplin ilmu, jurnal-jurnal dan artikel – artikel yang penting merupakan kebutuhan yang diidamkan para ilmuwan dan akademisi. Karenanya perpustakaan FE- UGM dengan komunitas notatabenenya melek teknologi tentunya sangatlah berpotensi dalam memanfaatkan CD- ROM sebagai sarana penelusuran informasi. Maka perpustakaan FE- UGM hendaknya memberikan perhatian yang lebih terhadap koleksi CD ROM tersebut. Bahan pustaka tersebut memerlukan satu pengelolaan yang baik agar mudah diakses oleh pemakainya.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana pemanfaatan CD-ROM di perppustakaan FE- UGM ?
2. Bagaimana kegiatan pengelolaan CD ROM di perpustakaan FE -UGM ?
C. Tujuan Laporan PKL
1. Tujuan Umum
Meningkatkan kompetensi mahasiswa baik pengetahuan. Sikap ketrampilan maupun etos kerja sehigga setelah lulus dapat lebih siapmenghadapi persaingan global.
2. Tujuan Khusus

File Selengkapnya....
Baca Selengkapnya...

Pengadaan Bahan Pustaka di UPT Perpustakaan UAD

BAB 1
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Salah satu fungsi perpustakaan adalah menyimpan koleksi yang diperlukan oleh pemakai. Sebuah perpustakaan dalam penyajian informasi harus mengenal kemauan pemakai. Hal ini bertujuan agar koleksi yang disajikan bermanfaat bagi pengguna. Untuk itu perpustakaan yang ideal adalah mampu menyediakan koleksi sesuai kebutuhan pemakai.
Pengembangan koleksi mencakup semua kegiatan untuk memperluas koleksi yang ada di perpustakaan. Menurut Yuyu Yulia (1993 : 17), untuk mencapai pengembangan koleksi yang sesuai dengan tujuan perpustakaan dan kebutuhan pemakai maka perpustakaan harus menetapkan kebijakan pengembangan koleksi secara tertulis berisikan tentang prioritas, penolakan dan persetujuan atas bahan pustaka yang akan di seleksi. Kebijakan ini harus dijadikan pegangan bagi pustakawan dalam proses penyeleksian bahan pustaka. Penyeleksian ini bertujuan untuk mendapatkan bahan pustaka yang sesuai kebutuhan pemakai, masih adakah di pasaran, mutu yang baik serta sesuai dengan tujuan perpustakaan, dalam hal pengadaan bahan pustaka.
Kegiatan pengadaan bahan pustaka merupakan salah satu kegiatan perpustakaan yang bertugas mengadakan dan mengembangkan semua jenis bahan pustaka (Yuyu Yulia, 1993 : 1). Kegiatan pengadaan merupakan kegiatan unit pelaksana teknis yang penting bagi suatu perpustakaan dalam rangka memperluas koleksi dan membangun koleksi yang kuat demi kepentingan pemakai maka kegiatan pengadaan bahan pustaka ini harus dilaksanakan oleh orang yang berpengalaman luas tentang bahan pustaka, trampil dalam urusan administrasi serta mengetahui fungsi dan tujuan perpustakan, agar koleksi yang disajikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai.
Alasan penulis memilih judul pengadaan bahan pustaka di UPT Perpustakaan UAD Kampus 1, karena kegiatan pengadaan bahan pustaka merupakan kegiatan yang penting untuk dilaksanakan di perpustakaan, karena kegiatan ini menjadi salah satu faktor yang menunjang bagi perpustakaan dalam pemenuhan kebutuhan informasi bagi pemakai.
Perumusan Masalah
Masalah dalam laporan pengadaaan bahan pustaka adalah sebagai berikut:
Bagaimana kebijakan pengadaan koleksi di UPT Perpustakaan UAD Kampus 1 .
Metode apakah yang digunakan dalam pengadaan bahan pustaka.
Tujuan
Tujuan penulisan laporan ini adalah:
Penulis mengetahui apa saja kebijakan pengadaan bahan pustaka yang ada di UPT Perpustakaan UAD Kampus 1.
Penulis mengetahui metode pengadaan bahan pustaka yang digunakan oleh UPT Perpustakaan UAD Kampus 1.

Tujuan diadakannya praktik kerja lapangan adalah:

File Selengkapnya....
Baca Selengkapnya...

Pemanfaatan Teknologi Informasi Di Perpustakaan MM UGM Yogyakarta

BAB I
PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang sangat luas bagi dunia perpustakaan. Kehadiran sarana dan prasarana pengolah informasi berupa perangkat keras dan lunak menuntut perpustakaan untuk merombak sistem kerjanya baik yang sifatnya internal maupun eksternal dalam upaya memberikan layanan kepada pengguna.
Perpustakaan sebagai pusat informasi bagi seluruh pengguna pada abad teknologi informasi ini. Perpustakaan berperan sebagai pusat ilmu pengetahuan dalam institusi baik bisnis, kerja, akademik maupun pemerintahan. Untuk itu perpustakaan dituntut untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan.
Untuk mempermudah pelayanan informasi tidak hanya terbatas pada perpustakaan itu sendiri, akan tetapi juga dapat di akses dari luar perpustakaan, informasi tidak hanya dikemas dalam bentuk buku tetapi juga bentuk lain yang lebih informatif. Dengan bantuan teknologi informasi pelayanan informasi perpustakaan dapat dilakukan dengan mudah menuju sasaran informasi yang diperlukan. Ketersediaan informasi yang lengkap sangatlah penting di lingkungan perguruan tinggi untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
Perkembangan teknologi informasi ditinjau dari berbagai media baik cetak ataupun elektronik berkembang pesat sehingga dapat terwujud perpustakaan elektronik, internet dokumen elektronik dan web site. Dengan media yang seperti itu informasi dapat lebih cepat terserap dan sampai pada pengguna di belahan dunia.
Perpustakaan berkembang dari waktu ke waktu dan dari zaman ke zaman. Media baru berupa digitalisasi sumber informasi perpustakaan adalah wujud dan upaya dalam rangka memberikan pelayanan bagi para pengguna perpustakaan untuk menyenangi dan memanfaatkan keberadaan perpustakaan sesuai dengan kondisi zaman yang berkembang pesat saat ini dalam bidang teknologi informasi.
Koleksi perpustakaan yang sudah lama akan mudah lapuk dan rusak. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi maka perpustakaan berubah menjadi bentuk digital, maka akan tetap banyak orang yang tertarik dengan koleksi yang sebenarnya sudah tidak layak lagi. Tentu saja koleksi buku baru dan informasi baru yang disimpan dalam bentuk media elektronik untuk memudahkan dalam akses informasi, transfer informasi dan tukar menukar informasi dari berbagai lokasi dan waktu yang berbeda.
Penerapan TI di perpustakaan memang selayaknya dicermati secara khusus (Hindar Purnomo: 2002). Hal ini bukan saja dikarenakan memerlukan dan yang besar, tetapi juga menyangkut aspek SDM dan lingkungan.
Perpustakaan MM UGM untuk lebih memaksimalkan pelayanan bagi para penggunanya telah membentuk digitalisasi perpustakaan dan memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah penelusuran oleh penggunanya.
A. LATAR BELAKANG
Dalam penyusunan laporan ini penulis mengambil tema Pemanfaatan Teknologi Informasi di Perpustakaan MM UGM dengan pertimbangan bahwa:

1. Perpustakaan MM UGM belum memanfaatkan teknologi informasi untuk menyebarkan informasi kepada pengguna yang ingin menelusur dari tempat yang jauh
Menurut pengamatan penulis, perpustakaan digital MM UGM mampu membangun sistem informasi jarak jauh. Hal ini didukung dengan adanya sumber daya manusia yang menguasai teknologi informasi dan biaya operasional yang memadai.
2. Tuntutan pemakai untuk dapat menelusur informasi yang ada di perpustakaan MM UGM dari jarak yang jauh
3. Pada masa yang akan datang UGM akan menerapkan sistem jaringan antar perpustakaan dan UPT perpustakaan UGM sebagai pusatnya. Untuk itu, semua perpustakaan di lingkungan UGM harus menggunakan sistem informasi terhubung
4. Perpustakaan virtual dengan koleksi elektronik yang beragam dan proses yang cepat menuntut perpustakaan untuk dapat mengelola dengan baik perpustakaan elektronik
B. RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang yang telah penulis uraikan diatas, maka rumusan masalah yang dapat penulis rumuskan antara lain:
1. Sejauh mana pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan MM UGM ?
2. Apa saja teknologi informasi yang dimanfaatkan di perpustakaan MM UGM?
C. TUJUAN
Tujuan penulis melakukan PKL di perpustakaan MM UGM adalah :
1. Untuk membandingkan teori yang diperoleh selama kuliah dengan yang kenyataan yang ada di lapangan
2. Untuk melihat secara langsung kegiatan yang terjadi di perpustakaan MM UGM
3. Untuk mengetahui dunia kerja secara langsung
Sedangkan tujuan penulis mengambil tema pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan elektronik adalah:
1. Untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan MM UGM
2. Untuk menambah wawasan serta pengetahuan penulis tentang teknologi informasi
3. Untuk membandingkan teori teknologi informasi dengan penerapannya di perpustakaan MM UGM
D. MANFAAT
Penulis berharap tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi:

File Selengkapnya....
Baca Selengkapnya...

Pelayanan Sirkulasi Di Perpustakaan SMU Muhammadiyah I Klaten

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Perkembangan dunia perpustakaan ditanah air kita demikian pesat. Dan dewasa ini sebagai akibat perkembangan dan kemajuan-kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, permintaan informasi dari para pemakai jasa layanan perpustakaan semakin meningkat.
Perpustakaan adalah pelayanan. Pelayanan berarti kesibukan. Bahan-bahan pustaka yang harus sewaktu-waktu tersedia bagi mereka yang memerlukannya, dikelas atau di luar kelas. Pemakaian bahan pustaka yang dinamis ini memerlukan kerja sama yang erat antara guru kelas, para pelajar dan pustakawannya (Nasution, dkk,1984 : 135).
Dalam sebuah perpustakaan terdapat beberapa jenis koleksi dan sumber informasi lainnya yang disimpan dan dikelola oleh staf-staf yang ahli dalam bidangnya, koleksi tersebut tidak akan bermanfaat apabila perpustakaan yang bersangkutan tidak melayankan koleksinya kepada pengguna.
Karena perpustakaan adalah sebagai tempat yang memberi berbagai informasi. Begitu juga perpustakaan sekolah. Selain sebagai pemberi informasi, perpustakaan sekolah juga berperan dalam menunjang program pendidikan pada umumnya sesuai kurikulum yang berlaku serta mengembangkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan sumber informasi tercetak maupun terekam. Selain itu juga dapat membantu tugas-tugas guru dalam mengajar dan memperkaya ilmu pengetahuan.
Baik buruknya sebuah perpustakaan ditentukan oleh layanan sirkulasi yang diperolehnya dari perpustakaan. Menurut Martoatmojo (1998:43) betapapun besar koleksi yang dimiliki oleh sebuah perpustakaan, tetapi kalau sirkulasi dan pemakaiannya tidak lancar, atau hanya sedikit saja yang memanfaatkannya, maka kecil sajalah arti perpustakaan tersebut. Tetapi sebaliknya, jika kegiatan yang dilakukan oleh bagian sirkulasi lancar dan aktif, maka perpustakaan tersebut boleh dikatakan baik.
Kunci keberhasilan dalam pelayanan sirkulasi adalah jasa layanan yang sebaik-baiknya kepada pemakai jasa perpustakaan secara efektif dan efisien, serta informasi dapat ditemukan kembali secara cepat dan tepat.
Berdasar latar belakang tersebut, maka penulis bermaksud menulis laporan ini dengan judul “Pelayanan Sirkulasi di Perpustakaan SMU Muhammadiyah I Klaten”.

Rumusan Masalah
Berdasar latar belakang masalah, maka dalam laporan ini rumusan masalah yang akan dibahas adalah :
1. Sistem pelayanan apakah yang digunakan di Perpustakaan SMU Muhammadiyah 1 Klaten.
2. Kegiatan pelayanan sirkulasi apa saja yang ada di Perpustakaan SMU Muhammadiyah 1 Klaten.
3. Apakah pelayanan sirkulasi di Perpustakaan SMU Muhammadiyah 1 Klaten sudah efektif dan efisien
4. Apakah Pelayanan sirkulasi di Perpustakaan SMU Muhammadiyah 1 Klaten sudah berfungsi dan sesuai dengan kebutuhan pemakai.

Tujuan Pembahasan
1. Tujuan Pembahasan PKL
a. Menerapkan teori-teori perkuliahan
b. Memperluas wawasan dan memperoleh gambaran tentang dunia perpustakaan
c. Mengembangkan ilmu pengetahuan dalam PKL
d. Memahami kegiatan di perpustakaan
e. Sebagai salah satu syarat kelulusan program Diploma III
f. Membandingkan antara teori perkuliahan dengan praktek yang dilaksanakan selama PKL
2. Tujuan penulisan laporan
a. Untuk mengetahui bagaimana Pelayanan sirkulasi yang ada di Perpustakaan SMU Muhammadiyah 1 Klaten
b. Untuk mengetahui proses Pelayanan sirkulasi yang ada di Perpustakaan SMU Muhammadiyah 1 Klaten
c. Untuk mengetahui masalah-masalah yang muncul dalam pelayanan di Perpustakaan SMU Muhammadiyah 1 Klaten.

Waktu Pelaksanaan
Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan dalam waktu 25 hari, yaitu mulai tanggal 16 Februari sampai dengan tanggal 16 Maret 2004 di Perpustakaan SMU Mhammadiyah 1 Klaten, Jl. Sersan Sadikin No. 89 Klaten.

Metode Pengumpulan Data
Dalam penyusunan laporan, penulis menggunakan metode sebagai berikut :
1. Metode Observasi, yaitu suatu pengamatan yang khusus dan pencatatan yang sistematis ditujukan pada satu atau beberapa faset masalah didalam rangka penelitian dengan maksud untuk tujuan mendapatkan data yang diperlukan untuk pemecahan persoalan yang di hadapi (Asyari, Sapari Imam, 1981 : 82 ).
2. Metode Wawancara, yaitu tanya jawab dengan seseorang (pejabat dan sebagainya) yang diperlukan untuk dimintai keterangan pendapat mengenai suatu hal ( Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1995 : 1127 ).
3. Metode Dokumentasi, yaitu penyusunan, penyimpanan, temu balik, penyebaran dan evaluasi informasi, bagaimana cara merekamnya dalam bidang sains, teknologi, seni dan kemanusiaan ( Sulistyo-Basuki, 1996 : 13 )

Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
Pada Bab ini memuat dari latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan laporan, waktu pelaksanaan PKL, metode pengumpulan data dan sistem penulisan laporan PKL, yaitu di Perpustakaan SMU Muahammadiyah 1 Klaten.
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PKL
Berisi deskripsi tentang lokasi PKL secara umum, dengan memaparkan kondisi riil semua aspek yang terdapat pada lokasi PKL. Yaitu tentang letak geografis, sejarah perpustakaan, fungsi perpustakaan, peran perpustakaan, struktur organisasi, personalia, lokasi, gedung dan sarana, anggaran, koleksi, dan peraturan peminjaman di perpustakaan SMU Muhammadiyah 1 Klaten
BAB III. LANDASAN TEORI
Berisi tentang permasalahan dan pemecahannya yang ada di Perpustakaan SMU Muhammadiyah I Klaten, yaitu : fungsi perpustakaan sekolah, pengertian pelayanan sirkulasi, tujuan pelayanan sirkulasi, jenis kegiatan perpustakaan, pelayanan pemakai, dan bimbingan pengguna perpustakaan di Perpustakaan SMU Muahammadiyah 1 Klaten.
BAB IV PELAYANAN SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN SMU MUHAMMADIYAH I KLATEN
Membahas sistem pelayanan, jenis-jenis koleksi, jenis kegiatan sirkulasi,sistem kendali, jam buka pelayanan, ruang perpustakaan dan hambatan-hambatan di perpustakaan SMU Muhammadiyah I Klaten.
BAB V PENUTUP
Berisi tentang kesimpulan dan saran-saran.

File Selengkapnya....
Baca Selengkapnya...

Layanan Penelusuran Di Upt Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah perpustakaan yang di kelola oleh Perguruan Tinggi dengan tujuan membantu tercapainya tujuan perguruan tinggi.(Sulistiyo-Basuki, 1991:160). Tujuan Perguruan Tinggi tersebut yaitu Tri Darma Perguruan Tinggi, yang terdiri atas pendidikan dan pengajran, peelitian dan pengapdian kepada masyarakat. Oleh karena itu Perguruan Tinggi yang bersangkutan harus memperhatikan keberadaan perpustakaan dan berorientasi pada apa yang dibutuhkan ole sivitas akademiaka.sivitas akademika yaitu mahasiswa,dosen dan pegawai administrasi dan lainnya. (Mustafa, 1996:46).
Perkembangan teknologi menuntut peranan perpustakaan yang lebih professional lagi. Selain sebagai pusat informasi, pengguna juga menginginkan informasi yang cepat, tepat, dan akurat. Salah satu cara untuk memperoleh informasi tersebut adalah dengan memanfaatkan internet. Perpustakaan perlu memanfaatkan internet sebagai penelusuran informasi (Sumarsih, 2002 : 18). Seperti yang dilakukan UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta, yang saat ini menyediakan jenis layanan penelusuran informasi di ruang internet.
Layanan di UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta dibedakan menjadi tiga berdasarkan tempat atau ruang, antara lain adalah:

1. Ruang sirkulasi
2. Ruang baca / referensi
3. Ruang internet
Dari berbagai aspek diatas penulis membatasi bahasan tentang layanan penelusuran informasi yang ada di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta.

B. Rumusan Masalah
Penulis memilih judul “LAYANAN PENELUSURAN DI UPT PERPUSTAKAAN UPN “VETERAN” YOGYAKARTA”, karena tidak semua perpustakaan perguruan tinggi menyediakan jenis layanan ini.
Berdasarkan latarbelakang yang penulis kemukakan maka rumusan masalah yang ingin dikembangkan dalam pembahasan antara lain:
1. Apa saja jenis layanan penelusuran informasi yang ada di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta?
2. Apa manfaat layanan penelusuran informasi di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta?
3. Apa saja kendala yang dihadapi di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta?
4. Bagaimana tanggapan pengguna terhadap layanan penelusuran informasi di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta?
B. Tujuan
Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini wajib dilaksanakan setiap mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan program studi.
Adapun tujuan dari PKL antara lain:
1. Mahasiswa dapat memahami aktifitas pustakawan sebagai sebuah profesi.
2. Membantu mahasiswa menerapkan teori dalam praktek dan membandiingkan antara teori dengan praktek di lapangan.
3. Menambah pengalaman dan wawasan dalam dunia kerja.
Tujuan penulis membahas topik mengenai layanan penelusuran informasi yang ada di Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta adalah:
1. Menambah pengetahuan tentang jenis layanan penelusuran informasi di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta.
2. Mengetahui manfaat dari jenis layanan penelusuran informasi di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta.
3. Dapat mengetahui kendala-kendala yang dihadapi di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta.
4. Mengetahui tanggapan pengguna mengenai layanan penelusuran informasi di ruang internet UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta.

D. Tempat dan Waktu
Praktek Kerja Lapangan bertempat di UPT Perpustakaan UPN “Veteran” Yogyakarta beralamat di jalan SWK 104 (Lingkar Utara) Condong Catur Yogyakarta 55283.

File Selengkapnya....
Baca Selengkapnya...

Teman DiskusiSkripsi.com


 

Free Affiliasi Program